Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bikin Murid Makin Sayang? Begini Cara Menjadi Guru Menyenangkan


Siapa sih yang tidak ingin menjadi guru yang menyenangkan? 

Rasanya semua guru ingin menjadi sosok yang demikian. Para murid nyaman dan mau mendengarkan ketika pelajaran berlangsung. Bahkan serasa menjadi teman di kala kelas telah usai. 

Pemandangan yang mungkin terlalu sulit untuk ditemukan pada saat ini. Paling banyak, para guru lebih menjaga jarak dengan murid sehingga kesannya menjadi guru yang sombong.

Nah, tentunya kamu yang menjadi guru tidak ingin mengalami kejadian demikian bukan? Sebenarnya tidak sulit untuk menjadi sosok guru yang menyenangkan. Berikut adalah tips rahasianya yang mudah untuk dipraktikkan!

6 Tips Menjadi Guru Menyenangkan 

Motivasi terbesar saya ingin menjadi guru, dulunya ingin memajukan generasi bangsa dengan metode-metode pembelajaran terbaru yang tidak membosankan. 

Selain itu, saya ingin mengajar santai tanpa harus membuat mereka takut belajar atau enggan bersekolah karena banyak PR yang diberikan. Keceriaan dan kebahagiaan mereka ketika saya memberikan materi, dan ketika mereka mulai mengerti, sungguh hal receh ini yang membuat semangat untuk berangkat ke sekolah untuk mengajar kembali. 

Saya juga sangat bahagia saat mengajar, seolah tidak pernah ada tekanan walaupun gaji tak sebanding dengan perjuangan. Yah, maklumi saja, masih honorer! Hehehe 

Meski demikian, saya tetap senang sebab kedatangan saya di sekolah disambut wajah-wajah polos mereka dengan senyuman  khas anak-anak, baik murid saya PAUD, sekolah dasar maupun anak SMA. Seru? Banget!

Lantas, bagaimana menjadi guru menyenangkan ala author blog kabarini.com? Simak 6 tips berikut, ya!


1. Memiliki Cara Mengajar yang Berbeda




Menjadi seorang guru kamu harus memiliki banyak kreasi dan inovasi. Pasalnya jika cara mengajar selalu monoton setiap hari, lama-lama siswa akan merasa bosan. 

Umumnya murid akan antusias jika pelajaran diselingi dengan permainan atau belajar di luar kelas. Murid  juga lebih suka jika gurunya tidak hanya menerangkan tentang pelajaran saja. Berceritalah sesekali di dalam kelas.


2. Menjadi Sosok yang Humoris


Saat kamu menjadi murid salah satu kenangan termanis tentang guru adalah sosok yang humoris. Mengingat hal demikian perasaan akan menjadi senang dan terkesan. Suasana belajar yang diselingin dengan candaan dan humor membuat belajar lebih menyenangkan.

Begitu pula jika kamu ingin menjadi guru yang menyenangkan, sering-seringlah melempar humor dan candaan yang masih berhubungan dengan pelajaran. Humor yang dilontarkan juga harus sopan.  Sesi pelajaran seperti ini dirasa sangat penting, karena guru yang terlalu serius akan membuat siswa cepat bosan dan mengantuk.


3. Menjadi Sosok yang Menginspirasi dan Mendidik dengan Hati


Sosok guru tidak hanya sebagai pendidik saja. Lebih dari itu, mengajar juga dimaknai sebagai ibadah dan sebuah pengabdian. 

Murid bukan hanya sebagai objek, tapi juga ibarat anak yang tidak hanya dididik. Namun, juga harus didoakan. Begitu juga saat mentransfer ilmu dan memberi hukuman, lakukan dengan hati dan segenap perasaan. 

Selain itu, jangan segan bercerita kisah inspiratif di sela-sela pelajaran agar mereka tak bosan. Juga, murid akan terbuka wawasannya tentang manfaat pendidikan yang lebih luas lagi.

Nah, Guru yang demikian akan lebih disukai murid karena mereka merasa lebih disayangi. Murid juga akan lebih mengingat tipikal guru yang menyajikan cara mengajar berbeda dan unik. 


4. Selalu Ramah dan Tersenyum




Telah menjadi kewajiban bagi seorang guru untuk menjadi sosok yang disiplin, tapi jangan mengabaikan sikap ramah kepada para murid. 

Perlu kamu ketahui, bahwa bukan hanya guru saja yang suka disapa oleh murid. Murid pun sebaliknya, mereka juga suka apabila disapa dan diperlakukan dengan ramah. Coba perhatikan, guru yang galak dan mahal senyum, rata-rata tidak akan disukai oleh para murid.


5. Menguasai Materi Pelajaran


Apakah kamu pernah membayangkan ketika sedang mengajar, tapi kurang lihai menguasai materi? 

Tentunya rasa malu akan muncul. Apalagi setiap murid bertanya, malah bolak-balik melihat buku. Pastinya akan lebih malu lagi. Penilaian murid pun akan jadi buruk. Nah, agar tidak terjadi hal yang demikian menguasai materi pelajaran mutlak dimiliki. Sehingga murid akan menangkap kamu sebagai guru yang menyenangkan.


6. Responsif


Guru yang cenderung responsif akan selalu berusaha untuk memahami dan mempelajari karakteristik muridnya. 

Guru yang seperti ini akan tahu betul karakter setiap murid yang diajarnya. Langkah ini juga memudahkan bagi guru untuk mengetahui model belajar seperti apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh para murid. Sehingga nantinya tujuan belajar dapat tercapai.

Kesimpulan 

Menjadi guru yang dirindukan murid itu bukan hal yang sulit. Kamu tinggal menerapkan teknik Pembelajaran menyenangkan bagi mereka. 

Nah, bagaimana dikatakan pembelajaran menyenangkan? 

Adalah guru yang bisa memberikan suasana belajar rileks, bebas dari tekanan, aman, menarik, bangkitnya minat belajar anak, adanya keterlibatan penuh guru dan murid, perhatian peserta didik tercurah, lingkungan belajar menarik dan nyaman, murid dan guru bersemangat, perasaan gembira, serta konsentrasi tinggi. 

Sebaliknya, pembelajaran yang membuat murid takut bersekolah adalah mereka merasa terancam, tertekan, suasana menakutkan, tidak bersemangat, monoton, jenuh, dan pembelajaran tidak menarik. 

Solusinya, kamu bisa mencoba 6 tips menjadi guru menyenangkan yang dipaparkan di atas. Semua tips tersebut, dapat kamu praktikkan mulai sekarang. Lihat efeknya dalam beberapa hari kemudian. Setelah berhasil jadi guru yang menyenagkan, mendekati murid dalam setiap kondisi akan lebih mudah. 

Selamat mencoba!

2 komentar untuk "Bikin Murid Makin Sayang? Begini Cara Menjadi Guru Menyenangkan"

  1. jadi inget waktu masih ngajar, aku selalu kreatif ngajarnay dan selalu mmeposisikan sbg sahabat mereka

    BalasHapus